Irwan Ingin Goreskan Semangat dan ManfaatIrwan Mahasiswa FKIP Unpas
Irwan Ingin Goreskan Semangat dan Manfaat

Keterangan Gambar : Irwan Mahasiswa FKIP Unpas


BANDUNG, WWW.PPKN.FKIP.UNPAS.AC.ID — Menjadi sebaik-baiknya manusia yang bermanfaat bagi orang lain, itulah motto dari Irwan Hendrawan atau yang biasa di panggil Irwan.

Pemuda kelahiran Lebak, 21 April 2001 ini bercerita bahwa ia memiliki cita-cita, yang akan ia upayakan dengan usaha dan kerja keras yang ia lakukan.

“Saya mencoba untuk membuat goresan sendiri dengan apa yang hari ini saya lakukan,” ucapnya.

Irwan mengungkapkan bahwa di masa depan ia ingin menjadi seorang politikus dan bergerak di bidang tersebut, sebab ucapnya  setiap regulasi dan kebijakan politik yang dibuat menyangkut kemaslahatan masyarakat dan ia ingin memberikan manfaat lewat hal itu.

“Selain menjadi politikus saya bercita-cita menjadi seorang enterpreuner yang sukses karena saya ingin membuat lapangan pekerjaan yang di mana orang lain dapat mencari hidup di sana,” terang pemilik tinggi badan 162 CM.

Soal hobi, pemfavorit warna merah dan hitam dan penyuka makanan sate, cumi-cumi dan angkringan di pinggir jalan ini berkata bahwa ia hobi dengan literasi buku, karena baginya, literasi bukan hanya soal hobi tapi juga bagaimana dijadikan sebuah budaya dan kebiasaan.

“Efek dari literasi ini membuat wawasan saya terbuka, memberikan sebuah inspirasi baru  dan dapat meningkatkan kualitas diri,” sambungnya.

Sebagai Mahasiswa Universitas Pasundan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan PPKn Semester V, Irwan pun berharap kedepannya bisa memberikan manfaat kepada orang di sekitarnya dan apa yang sudah direncanakannya dapat terwujud.

“Adapun kesibukan dan aktifitas saya saat ini adalah menjadi ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum Kemudian menjadi kepala bidang politik dan kajian isu strategis gerakan mahasiswa Pasundan,” ulasnya.

Berbicara tentang prestasi, terang Irwan menurutnya bukan saja hanya saat mendapatkan kemenangan lomba atau sebuah penghargaan, tapi juga segala sesuatu hal yang bisa kita capai.

“Bagi saya, hari ini saya bisa berdiri sampai titik ini merupakan sebuah prestasi, Karena hanya sebagian orang yang mungkin bisa berada di titik ini,” terangnya.

Soal tokoh idola, Irwan berkata bahwa ia mengagumi sosok  Datuk Tan Malaka, karena menginspirasi dan dari pemikiran serta gagasannya maka saat ini negara Indonesia ada.

“Tan Malaka adalah orang pertama yang mencetuskan konsep negara Indonesia dengan bukunya yang berjudul Naar de Republik Indonesia yang kemudian konsep tersebut dipakai oleh Bung Karno,” ungkapnya.

Sulung dari dua bersaudara ini juga mengatakan bahwa ia selalu terinspirasi dari kedua orang tuanya, karena Irwan selalu mengingat bagaimana kerja keras orang tua dalam menyekolahkan anak-anaknya agar bisa mempunyai gelar dan bisa menjadi orang yang sukses.

“Saya juga selalu bersemangat dalam menjalani dalam hidup karena ke dua orang tua. Saya ingin orang tua saya dapat menikmati masa tua mereka kelak dengan kesuksesan yang sudah saya capai, di saat saya jatuh, di saat saya diinjak, di saat saya tiarap mereka lah sosok yang selalu saya ingat untuk membuat saya bangun kembali dari keterpurukan  dan melawan rintangan yang menghalangi saya untuk mencapai tujuan hidup saya,” paparnya.

Adapun makna hidup bagi Irwan adalah bagaimana hari ini ia hidup bisa bermanfaat bagi orang di sekitarnya, karena eksistensi seorang manusia dapat terukur ketika bisa memberikan manfaat bagi orang disekitarnya.

Irwan juga mengatakan bahwa ia selalu berambisi akan sesuatu hal yang ingin ia dapatkan, karena baginya sesuatu hal yang ingin ia dapatkan akan terwujud dengan proses dan perjuangan yang hari ini ia lakukan.

“Saya percaya bahwa alam mempunyai energi dan magnet untuk menarik sesuatu hal yang kita pikirkan hingga akhirnya dapat kita gunakan untuk mencapai hal apapun yang kita inginkan dalam hidup, ketika kita berpikir hal yang positif maka kita akan mendapatkan hal yang positif pula dalam hidup ini,” tutupnya penuh semangat. (Adm)